PRESS RELEASE POLDA JAMBI PENGUNGKAPAN PEREDARAN NARKOTIKA JENIS GANJA

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jambi – Pagi tadi Selasa (13/08/2019) Kapolda Jambi Irjen pol Drs Muchlis A.S MH menggelar konferensi pers di aula Mapolda Jambi tentang penggagalan peredaran Narkoba jenis ganja seberat 259kg dari Aceh oleh Direktorat Reserse Narkoba Subdit 3 Polda Jambi di perbatasan Riau-Jambi lebih tepatnya dijalan lintas timur – Sumatera Desa Tanjung bojo kecamatan batang asam Kabupaten Tanjung jabung barat Senin (12/08/2019) sekitar pukul 07:15 WIB.

Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Muchlis, A.S MH menyampaikan pelaku berjumlah tiga orang berasal dari Aceh dan salah satu dari pelaku tersebut kita berikan tindakan tegas dan terukur karena hendak melarikan diri pada saat akan diamankan. Barang bukti seberat 259 kg tersebut akan dibawa ke berbagai tujuan yaitu Palembang, Jambi dan Jakarta.

Penangkapan ini bermula dari adanya informasi masyarakat bahwa ada kendaraan minibus jenis Toyota Avanza silver dengan plat nomor BM 1671 BD yg membawa narkotika dari Riau menuju Jambi dengan rute lintas timur – Sumatera.

Berbekal informasi tersebut tim direktorat reserse narkoba Polda Jambi dibantu anggota PJR batas Riau-Jambi melakukan pemantauan dan pengintaian dan benar saja sekitar pukul 06:00 WIB tim Dirresnarkoba Polda Jambi dan anggota PJR melakukan pemberhentian terhadap kendaraan yg telah dicurigai namun kendaraan tersebut tidak mau berhenti sehingga dilakukan pengejaran kemudian salah satu anggota melakukan tembakan ke arah ban kendaraan yg dikendarai pelaku yg menyebabkan kendaraan pelaku menabrak pohon sawit di depan SDN 67 desa Tanjung bojo kabupaten Tanjabbar prov Jambi.

Setelah dilakukan penggeledahan dari kendaraan pelaku ditemukan ganja sebanyak 3 karung dan 4 dus. Kemudian tim melakukan interogasi dan didapatlah keterangan dari pelaku yg bernama Razali bahwa narkotika tersebut dibawa bersama kedua rekan lainnya yg bertugas sebagai pemantau jalan. Setelah itu tim melakukan penyisiran dijalan lintas timur dan menemukan satu unit mobil minibus Avanza nopol BL 1071 PD yg terparkir didepan masjid dusun Kebon bojo.

Pada saat petugas turun, tiba tiba ada dua orang yang melarikan diri dari dalam mobil minibus Avanza nopol BL 1071 PD kemudian petugas yg dibantu oleh warga melakukan pengejaran dan berhasil meringkus kedua pelaku yg bernama Yusra dan subqi. Kapolda menambahkan aksi yg telah di lakukan pelaku telah dilakukan sebanyak tiga kali dengan upah sekali antar sebesar 25 juta.

Atas perbuatan mereka tersebut telah melanggar UU narkotika pasal 111 ayat (2) No 35 tahun 2009 dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (Lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebesar Rp 10.667.000.000,- ( sepuluh milyar enam ratus enam puluh tujuh juta)sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga). Dengan adanya penangkapan ini kita juga sudah berhasil memutus mata rantai peredaran narkotika yg masuk ke provinsi Jambi dan sebanyak 74ribu jiwa yg terselamatkan dalam penyalahgunaan narkoba di provinsi Jambi” tutup Kapolda.

Related posts

Leave a Comment