POLRI TEGASKAN TINDAKAN ANARKO SINDIKALISME SERUPA DENGAN GERAKAN DI LUAR NEGERI

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jakarta – Hadirnya kelompok Anarko Sindikalisme yang melakukan sejumlah tindakan memancing kerusuhan pada peringatan Hari Buruh mencontoh pola-pola gerakan serupa di luar negeri. Ini jelas istilahnya   meminjam nama yang sudah trending di dunia internasional. Pola-polanya juga seperti itu melakukan tindakan vandalisme,

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi prasetyo di Mabes Polri, Jalan Tronojoyo No.3,Kebayoran Lama,Jakarta Selatan, Sabtu(4/502019 mengatakan dan  menyebutkan, tindakan kelompok Anarko Sindikalisme yang melakukan sejumlah tindakan memancing kerusuhan pada peringatan Hari Buruh mencontoh pola-pola gerakan serupa di luar negeri. “Ya, istilahnya meminjam nama yang sudah trending di dunia internasional. Pola-polanya juga seperti itu melakukan tindakan vandalisme,” ujarnya. 

Selanjutnya,Dedi menegaskan anggota Anarko Sindikalisme terinspirasi terhadap gerakan-gerakan kelompok serupa di berbagai negara, seperti di Rusia.  Pada prinsipnya, kelompok Anarko Sindikalisme dan gerakan kelompok serupa di luar negeri mengajak para buruh untuk tidak mengikuti regulasi pemerintah dan perusahaan terkait buruh. “Mereka ingin mengatur sebebas-bebasnya, mulai dari sistem kerja, penggajian, dan sebagainya,” tegasnya. 

 Uhtuk itu,Dedi  menjelaskan, kepolisian kini masih mendalami motif dari kelompok Anarko Sindikalisme yang melakukan tindakanya di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Malang, Surabaya, dan Makassar. “Beberapa lembaga terkait, juga ikut membantu menelisik anggota tersebut, mulai dari Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri, dan badan intelijen,” jelasnya. 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menandaskan dan menyebutkan kelompok tersebut merupakan sebuah fenomena internasional, bukan lokal. Terdapat doktrin yang berasal dari luar negeri perihal pekerja. Misalnya, doktrin itu mengatakan bahwa pekerja jangan dikekang aturan.” Hal  ini sudah lama berkembang di negara seperti Rusia, Amerika Selatan, dan Eropa. Namun, kelompok itu baru terlihat bermunculan di Indonesia beberapa tahun lalu,” tandasnya . (Vecky Ngelo)

Related posts

Leave a Comment