Polri Tegaskan Sudarto Ditangkap Karena informasi ujaran kebencian

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jakarta – Karena adanya lapoaran polisi LP No. 77/Polsek tanggal 29 December 2019, pelapor atas nama Harry Permana dan telah  melakukan penyebaran informasi  yang menimbulkan  ujaran kebencian /permusuhan SARA Melalui akun Facebook@SUDARTO TOTO. Akhirnya dia ditangkap.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum), Divisi Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra ditemui di Mabes Polri di Jalan Tronojoyo No.3 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu(8/1)2020 mengatakan sesuai sumber informasi Stefanus Stake Baru, Kabid Humas Polda Sumbar, berdasarkan laporan Polisi LP No. 77/Polsek tanggal 29 December 2019, pelapor atas nama Harry Permana, Ketua Pemuda Jorong, Kampung Baru.
“Sudarto (46) selaku Ketua  LSM Pusaka ditangkap pasa 7 Januari 2020 pull 13.30 WIN di Kantor Pusaka Jalan Veteran No. 43/44 Purus, Padang Barat,” ujarnya.

Selanjutnya, Asep menjalaskan Sudarto langsung dibawa untuk diperiksa di Subdit 5 Sober Ditreskrimsus Polda Sumbar. “Sudarto ditetapkan Sebagai tersangka penyebaran informasi yang menimbulkan  ujaran kebencian /permusuhan SARA Melalui akun Facebook@SUDARTO TOTO,” jelasnya. 
Untuk itu , Asep  merinci  hingga kini Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor Harry Personal dan 6 saksi lainnya serta ahli bahasa dan ahli ITE.  Dari Sudrto berhasil diamanlan barang bukti yang diamankan berita 1 unit ponsel dan screenshot posting an akun Facebook@SUDARTO TOTO,” rincinya.

Lebih lanjut,  Asep menandaskan  Sudarto di persangkakan Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat 2 Undang-undang No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 11 Tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan Pasal 15 Undang-undang  No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman Pidana penjara paling Lama 6 Tahun dan denda Rp 1 Miliar.Paskah penangkapan penyidik akan melengkapi berkas  perkara untuk kemudian dikirimkan ke JPU,” tandasnya. (Vecky Ngelo).

Related posts

Leave a Comment