BAHARKAM POLRI SELENGGARAKAN SILATURAHMI NASIONAL DA’I KAMTIBMAS

Investigasi Bhayagkara Indonesia, Jakarta – Koorps Pembinaan Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri Menyelenggaran Silaturahmi Nasional Da’i Kamtibmas, Silaturahmi Nasional Da’i Kamtibmas TA. 2018 dilaksanakan di Wisma Bidakara Jakarta Selatan pada tanggal 16 hingga 18 Juli 2018.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang menjadi Key Note Speaker sekaligus membuka acara Silaturahmi Nasional Da’i Kamtibmas. Kapolri di dampingi oleh Kabaharkam dan Irwasum serta sejumlah Perwira tinggi Polri lainnya.

Silaturahmi Nasional Da’i Kamtibmas diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan para Da’i Kamtibmas dalam ikut berpartisipasi secara aktif dalam mewujudkan kondisi Kamtibmas yang kondusif demi tetap terjaganya keutuhan NKRI.

Pada saat ini kita ketahui bersama bahwa pemilu 2019 yang menagendakan secara serentak Pemilihan Legislatif bersamaan dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, merupakan
pengalaman yang pertama kali di dalam berkehidupan berdemokrasi yang harus kita lalui.

Agenda ini tentunya membawa suatu implikasi yang sangat besar bagi kehidupan berdemokrasi kita di dalam memilih para wakil rakyat dan pimpinan nasional.

Kapolri menyatakan bahwa silaturahmi dengan para da’i nusantara sebenarnya bukan hal baru dalam kegiatan Polri, tapi sudah dari dulu ada, tapi entah mengapa sempat terlupakan.

“Silaturahmi dengan para da’i da’i dari seluruh nusantara ini sebenarnya bukan hal yang baru lagi dilakukn dalam kegiatan Polri, tapi kegiatan ini sempat terlupakan” tutur Tito dalam sambutannya.

Pada sisi yang lain bahwa pemilu 2019 yang dilaksanakan bersamaan antara Pemilihan Legislatif dan Pilpres, diprediksi akan berdampak terjadinya berbagai kerawanan pada setiap tahapannya, yang pada akhirnya berpengaruh kepada situasi dan kondisi keamanan serta ketertiban masyarakat.

Kepolisian sebagai penanggungjawab keamanan dan ketertiban bersama-sama dengan stakeholder, perlu melakukan langkah-langkah sehingga agenda pemilu 2019 dapat berjalan secara aman dan damai. Kepolisian perlu melakukan langkah-langkah yang bersifat pre-emtif, preventif dan represif, dimana tindakan represif merupakan langkah yang terakhir dilakukan dalam mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif.

Salah satu langkah pre-emtif yang akan dilakukan adalah menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi Nasional Da’i Kamtibmas dengan tema Silaturahmi Nasional Da’i Kamtibmas kita wujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai”.

Melalui kegiatan ini diharapkan para Da’i Kamtibmas disamping memiliki wawasan keagamaan juga memiliki wawasan tentang penyelenggaraan pemilu beserta kerawanan-kerawanannya.

Para peserta Silaturahmi Nasional Da’i Kamtibmas dapat memahami tentang penyelenggaraan pemilu 2019 nanti beserta kerawanan-kerawanannya, Ikut berpartisipasi secara aktif dalam mewujudkan pemilu 2019 yang aman dan damai, melalui syiar agama yang menyejukkan bagi umatnya, mampu menetralisir setiap persoalan atau gejolak sosial dikalangan umatnya sebagai dampak dari penyelenggaraan pemilu 2019, berpartisipasi secara aktif membantu pemerintah dalam mensukseskan pemilu 2019 secara lansung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil.*/gurning

Related posts

Leave a Comment